Kategori: Langgar

Keislaman, Pesantren, Lokalitas, Peribadatan

[Part 2 : Seri Kitab] Tarjumān al-Mustafīd: Sebuah Wujud Intertekstualitas Tradisi Keilmuan Islam

Oleh: Ahmad Muhtarom Telaah Kitab Tafsir Tarjumān al-Mustafīd Bentuk Lokalitas Pemikiran dalam Tarjumān al-Mustafid Wujud kreatifitas atau individualitas yang telah dilakukan ‘Abd al-Ra’ūf dalam karya tafsirnya akan coba penulis upayakan dengan memeriksa terjemahan tafsir ‘Abd al-Ra’ūf terhadap ayat-ayat tertentu.Pemilihan terhadap…

[Part 1 : Seri Kitab] Tarjumān al-Mustafīd: Sebuah Wujud Intertekstualitas Tradisi Keilmuan Islam

Oleh: Ahmad Muhtarom Fenomena keislaman Nusantara tidak terlepas dan bahkan terkait erat dengan dunia Timur Tengah, terutama Makkah dan Madinah (Haramain). Sebagai tempat terlahirnya agama Islam, tempat dilaksanakannya ibadah haji dan kota ziarah suci. Haramain juga merupakan tempat Rasulallah SAW…

Pasar Nabawi dan Hipermasjid

Oleh: Abdullah Wong Saya tidak tahu persis bagaimana redaksi hadis yang menyebutkan bahwa sebaik-baik tempat di muka bumi adalah masjid, sedangkan seburuk-buruk tempat adalah pasar. Tanpa bermaksud meragukan otentisitas hadis tersebut—apalagi saya jelas-jelas bukan pakar hadis—saya hanya merasa penasaran terhadap…

Wasilah Titik Tengah

Oleh: Winartono Bismillah, Alhamdulillah.Allahumma Sholli ‘alaa man ismuhu Sayyiduna Muhammad ShollAllahu ‘alaihi wa sallam. Ini adalah risalah pendek yang tak sengaja saya tulis. Tak ada yang istimewa dalam perjalanan diri penulis. Malahan, soal ubudiyah masih banyak “bolong-nya”. Amma ba’du. Banyak…

Sastra Pesantren dan Tradisi Berpuisi Kaum Santri: Menyemai dan Menebar Semangat Mahabbah dan Rindu

Oleh: Achmad Ubaidillah Saya ingin memulai pembahasan mengenai “Sastra Pesantren dan Tradisi Berpuisi Kaum Santri” ini dengan mengetengahkan sebuah kredo penting yang turut berkontribusi terhadap penelaahan sastra:    “Tidak ada karya sastra yang lahir dari ketiadaan. Mustahil pula sastra tanpa fakta….

Back to top